Sambibulu. Pemerintah Desa Sambibulu bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD) melaksanakan kegiatan kunjungan lapangan ke calon lokasi pembangunan Gerai KDMP pada Selasa, 21 April 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kelayakan lokasi secara teknis, aksesibilitas, serta potensi pengembangan ekonomi desa. Kunjungan dilakukan oleh anggota BPD bersama perangkat desa di titik yang telah diusulkan sebelumnya, lokasi berada di wilayah Dsn. Sambisari RT 028 RW 005. Dalam kunjungan tersebut, hadir pula Ketua KDMP Desa Sambibulu beserta pengurus dan pengawas. Hasil peninjauan ini akan menjadi dasar dalam pengambilan keputusan pembangunan Gerai KDMP yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat.
Kunjungan dimulai pada pagi hari di lahan strategis yang dinilai memiliki potensi tinggi untuk pengembangan usaha desa, termasuk lahan di Dsn. Sambisari RT 028 RW 005 yang dinilai cukup representatif. Penilaian difokuskan pada aspek luas lahan, kemudahan akses bagi masyarakat, serta kedekatan dengan pusat aktivitas ekonomi warga. Selain itu, tim juga mempertimbangkan faktor keberlanjutan dan dampak sosial dari pembangunan gerai tersebut.
Ketua BPD Sambibulu dalam kesempatan tersebut menyampaikan pentingnya kehati-hatian dalam menentukan lokasi pembangunan. “Kami ingin memastikan bahwa pembangunan Gerai KDMP ini benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat desa, baik dari sisi ekonomi maupun kemudahan akses. Oleh karena itu, peninjauan langsung ini menjadi langkah penting sebelum dilaksanakan pembangunan,” ujarnya.
Kegiatan ini juga melibatkan diskusi singkat antara BPD dan perangkat desa guna menyamakan persepsi terkait rencana pembangunan. Beberapa masukan dari lapangan menjadi bahan pertimbangan tambahan, termasuk potensi pengembangan usaha mikro serta peluang peningkatan pendapatan asli desa melalui operasional gerai di masa mendatang.
Dengan dilaksanakannya kunjungan ini, diharapkan proses perencanaan pembangunan Gerai KDMP dapat berjalan lebih matang dan tepat sasaran. Pemerintah Desa Sambibulu berkomitmen untuk terus mengedepankan prinsip transparansi dan partisipasi dalam setiap tahapan pembangunan, sehingga hasil yang dicapai benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan harapan masyarakat. (MAS)