Sambibulu. Pemerintah Desa Sambibulu menyelenggarakan kegiatan studi tiru pengelolaan usaha peternakan domba di Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S) Agro Sinergi Terpadu, Singosari, Kabupaten Malang pada 29–30 November 2025. Kegiatan ini merupakan upaya strategis dalam meningkatkan kapasitas kelembagaan dan kompetensi teknis Bumdes Sambi Madu dalam mengembangkan unit usaha peternakan yang produktif, efisien, dan berkelanjutan.
Kegiatan tersebut diikuti oleh Pengurus dan Pegawai Bumdes Sambi Madu, unsur Badan Permusyawaratan Desa (BPD), LPMD, serta perwakilan Pemerintah Desa Sambibulu.
Program studi tiru ini dirancang untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai tata kelola peternakan domba yang telah terbukti berhasil diterapkan di P4S Agro Sinergi Terpadu. Materi yang dipelajari meliputi:
Kepala Desa Sambibulu, Sulaiman, S.H, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah penting dalam memperkuat kapasitas desa melalui penguatan unit usaha Bumdes. “Melalui studi tiru ini, kami berharap Bumdes Sambi Madu dapat mengadopsi sistem manajemen peternakan yang lebih modern dan terstandar, sehingga mampu meningkatkan produktivitas serta memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat,” ujar beliau.
Perwakilan pengurus Bumdes Sambi Madu menyampaikan bahwa kegiatan tersebut membuka wawasan baru sekaligus memberikan gambaran nyata mengenai pola pengelolaan peternakan yang dapat diterapkan di Desa Sambibulu. “Banyak pengetahuan teknis dan manajerial yang kami peroleh. Ini menjadi bekal penting bagi kami untuk merintis dan mengembangkan usaha peternakan domba di desa,” ungkap Lukman, salah satu peserta.
Melalui pelaksanaan studi tiru ini, Pemerintah Desa Sambibulu berharap Bumdes Sambi Madu mampu merumuskan serta menerapkan model usaha peternakan domba yang terstruktur, inovatif, dan berdampak langsung pada peningkatan ekonomi masyarakat. (MAS)